Transportation Management System (TMS)
Orkestrasi siklus pengiriman terpadu mulai dari tender muatan multi-moda hingga penugasan kurir otomatis.
LOGISTIK & SUPPLY CHAIN MANAGEMENT
Bangun dan modernisasi platform logistik dengan Transportation Management System (TMS), Warehouse Management System (WMS), telemetri armada IoT real-time, dan otomasi rute pengiriman last-mile. Teknalogi menghadirkan rekayasa perangkat lunak rantai pasok yang tangguh dan terukur.
Diskusikan kebutuhan logistik Anda
Operasional melambat ketika gudang, pelacakan armada, dan kurir berjalan sendiri-sendiri.
Posisi armada dan status paket terlambat diperbarui di multi-kurir.
Alur pick-and-pack manual memicu salah sortir saat volume tinggi.
Perencanaan rute statis boros BBM dan lambat merespons macet.
Surat jalan (POD) kertas memperlambat penagihan dan settlement kurir.
Ruang lingkup sistem disesuaikan dengan skala distribusi institusi Anda, mulai dari orkestrasi freight multi-moda, otomatisasi WMS bebas selisih stok, hingga pelacakan telemetri dingin (cold-chain).
Orkestrasi siklus pengiriman terpadu mulai dari tender muatan multi-moda hingga penugasan kurir otomatis.
Manajemen tata letak slot rak, otomasi picking gelombang (wave picking), dan sistem cross-docking cepat.
Pelacakan GPS geofence real-time, sensor suhu cold-chain, dan pemantauan perilaku pengemudi instan.
Penentuan urutan titik rute multi-stop adaptif dengan mempertimbangkan kapasitas armada dan jendela waktu.
Aplikasi kurir dengan tanda tangan digital offline, foto bukti serah terima, dan pembukaan invoice instan.
Kalkulasi otomatis berat volumetrik (CBM/KG) dan rekonsiliasi faktur ongkos kirim mitra 3PL.
Terapkan algoritma metaheuristik untuk menentukan urutan stop armada paling efisien guna menekan konsumsi BBM.
Proses ribuan event sensor per detik untuk memicu peringatan deviasi rute dan pemantauan suhu cold-chain seketika.
Gunakan cache memori terdistribusi untuk alokasi bin inventori sub-detik tanpa risiko selisih stok saat picking.
Kompleksitas distribusi logistik modern menuntut visibilitas penuh atas pergerakan muatan dari titik penjemputan awal (first-mile), hub transit lintas moda, hingga pengantaran akhir ke penerima. Banyak perusahaan logistik menghadapi kendala integrasi ketika data pesanan terfragmentasi di berbagai platform vendor.
Teknalogi merancang arsitektur Transportation Management System (TMS) terpadu berbasis event-driven. Sistem ini mengorkestrasi alur penugasan muatan, manajemen kapasitas armada, dan perhitungan SLA secara deterministik di seluruh jaringan kurir mitra.
Sistem orkestrasi yang terpusat memastikan setiap paket dan kontainer bergerak dengan biaya rute terendah dan kepatuhan SLA yang terukur.
Efisiensi throughput gudang sangat bergantung pada kecepatan proses inbound receiving, penataan lokasi barang (slotting), dan akurasi picking saat volume pesanan memuncak.
Kami membangun Warehouse Management System (WMS) cloud-native yang memandu staf gudang melalui rute picking terpendek, pemindaian barcode/RFID terverifikasi, dan sinkronisasi inventori sub-detik.
Infrastruktur WMS yang presisi meningkatkan kecepatan fulfillment hingga puluhan ribu order per hari tanpa kesalahan sortasi.
Pemantauan armada tidak lagi terbatas pada koordinat GPS statis. Keamanan pengiriman barang bernilai tinggi dan rantai dingin (cold-chain) membutuhkan pengawasan sensor telemetri secara berkelanjutan.
Arsitektur IoT kami mengalirkan data telemetri dari perangkat OBD-II, sensor suhu kargo, dan pintu kontainer ke pipeline analitik Kafka berkecepatan tinggi.
Pengawasan telemetri yang andal melindungi integritas kualitas barang kargo sensitif dan menekan biaya pemeliharaan armada.
Biaya logistik last-mile mencakup porsi terbesar dari total ongkos kirim. Perencanaan rute statis tidak mampu mengantisipasi kemacetan jalan, jendela waktu penerima, dan pembatasan beban kendaraan.
Kami menerapkan mesin optimasi rute berbasis algoritma metaheuristik yang menghitung urutan titik pengantaran paling optimal dalam hitungan detik.
Optimasi rute yang cerdas menurunkan jarak tempuh armada hingga 20% sekaligus meningkatkan tingkat keberhasilan pengiriman pada percobaan pertama.
Ketergantungan pada surat jalan kertas fisik memperpanjang siklus penagihan tagihan hingga berminggu-minggu serta memicu sengketa bukti serah terima paket.
Kami mendigitalkan seluruh siklus penutupan pengiriman melalui aplikasi e-POD dengan penangkapan tanda tangan digital, foto lokasi berstempel GPS, dan audit invoice otomatis.
Digitalisasi e-POD mempercepat perputaran arus kas penagihan dari puluhan hari menjadi hitungan jam setelah paket diserahkan.
Pengambilan keputusan rantai pasok membutuhkan data holistik yang menyatukan performa gudang, utilisasi armada, dan metrik kepuasan pelanggan dalam satu panel kendali terpadu.
Teknalogi membangun Supply Chain Control Tower dengan dashboard analitik real-time, prediksi keterlambatan berbasis pola historis, dan integrasi API yang terbuka.
Visibilitas rantai pasok yang menyeluruh memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan untuk merespons dinamika pasar dengan cepat.
Karakteristik armada, volume SKU harian, dan jaringan gudang setiap entitas logistik berbeda. Discovery teknis kami memetakan integrasi hardware, throughput sensor, dan arsitektur pengiriman.
Ya. Kami membangun antarmuka REST API dan webhook terstandarisasi untuk sinkronisasi pesanan penjualan, master data SKU, status persediaan, dan tagihan invoice secara dua arah dengan ERP Anda.
Aplikasi e-POD kami dirancang dengan arsitektur offline-first (Local SQLite/WatermelonDB). Driver tetap dapat menyelesaikan rute, mengambil foto bukti, dan mencatat tanda tangan digital yang otomatis tersinkron saat koneksi internet kembali.
Ya. Gateway telemetri IoT kami mendukung berbagai protokol komunikasi perangkat keras (seperti Concox, Queclink, Teltonika, Meitrack) serta transmisi data OBD-II melalui standar MQTT / TCP socket.
Algoritma routing kami mengonfigurasi batasan dinamis (vehicle routing problem with constraints) yang memetakan plat nomor armada terhadap jadwal ganjil-genap zona kota dan batas kelas jalan kendaraan berat.
Bisa. Modul WMS kami terhubung langsung dengan perangkat handheld barcode scanner (Zebra, Honeywell) dan gerbang RFID portal untuk pencatatan penerimaan barang dan picking massal.
Mesin rekonsiliasi kami mencocokkan dimensi CBM/KG aktual di gudang terhadap faktur tagihan mitra secara otomatis dan langsung memasukkan perbedaan tarif ke antrean audit pengecualian.
Tergantung pada kompleksitas alur kerja dan integrasi perangkat keras, implementasi modular biasanya memakan waktu 8 hingga 16 minggu dengan fase uji coba paralel di hub percontohan.
Ya. Kami menyediakan layanan managed services mencakup monitoring latensi Kafka/Redis 24/7, pembaruan keamanan OS, optimalisasi basis data geospasial, dan dukungan penanganan insiden.
Kami siap membantu Anda menghadirkan website berkinerja tinggi, meningkatkan visibilitas bisnis di mesin pencari, dan mengembangkan platform digital yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda.